Kamis, 09 Agustus 2012

Mandiri

Mandiri .......

                     Autonomy ........




Satu kata yang sedang aku ajarkan kepada kedua jagoanku. Dari hal terkecil dulu ..... karena ibuknya pun juga terus berproses untuk bisa mandiri seutuhnya. Hehehehe...... selama ini dalam mind set ku, mandiri tuh ga ngrepoti orang lain terutama sodara. Sebisa mungkin menyelesaikan ato mengerjakan sendiri....kecuali dalam kondisi tidak memungkinkan. Seperti beraktivitas sehari-hari ..... jarang banget merengek minta anter suami. Hihihihi.....pernah sekali sih, cuma jadinya diketawain suami ^_^
Tapi.....suatu hari, obrolan nyantai bersama keluargaku. Entah gimana awalnya....akhirnya pembicaraan menyerempet ke kesehatanku. Hehehe....selama ini aku berobat menggunakan fasilitas ASKES. Maklum....istri seorang PNS. Hihihi....toh ga ada salahnya kan menggunakan ASKES? Memang agak sedikit repot ..... sebelum bertemu langsung dengan dokter spesialis, peserta ASKES harus meminta surat rujukan dari dokter keluarga atau pukesmas. Baru deh....bisa mengantri di rumah sakit rujukan ASKES untuk check lab, janji konsul dengan dokter spesialis. Nah....masalahnya ketika kuungkapkan proses panjang di ASKES, bapak sedikit geregetan. "Knapa sih harus menunggu dengan proses panjang seperti itu? Tinggal berangkat aja....toh periksa ke dokter spesialis juga ga mahal-mahal amat kan? Bgitu pun dengan obatnya....mandiri dong" begitu bapak berujar. DUOOOONGGG! Hehehehe....aku sih maklum, dulu bapak di BI mendapat fasilitas lengkap. Mo ke dokter, rumah sakit mana saja kalau sakit tinggal datang, bayar, ntar dapat gantinya. Tapi...untuk PNS tidak semudah itu. Hehehe....yang senasib pasti mengangguk. Pengen bisa menjelaskan ke bapak.....(lebih tepatnya membela diri...wkwkwk) tapi ga bisa. Ihh...pengen looo, kaya mbakku tiap ngobrol dengan bapak bisa panjang lebar mengemukakan pendapat. Tapi knapa malah air mataku yang tumpah ruah? Mengalir dengan derasnya....lidah ga bisa menyampaikan isi hati. Entah....sejak kecil aku lebih suka berdiam di kamar jika bapak marah. Kok jadi kebawa sampe setua ini ya? Apapun...ga bisa mengalir bebas *PR psikologisku yg hrs dirunut dari masa kecil*.
Bagiku .... bukan masalah ga mau mandiri secara finansial. Statusku adalah ibu rumah tangga....dimana seperti pada umumnya ibu-ibu lainnya , full time di rumah untuk anak-anak. Sesekali mengembangkan hobby yang kini bisa menjadi usaha bersama suami ( suami kan tanam modal juga...wkwkwk). Meski aku berhak 100 % mengolah dan menggunakan uang yang diberikan suami ke aku, tapi aku pun juga harus tetap mengemban amanah itu (salah satu bentuk baktiku). Untuk apa uang itu, tetep harus dilaporkan ke suami. Trus? Knapa ga mau langsung berangkat aja ke dokter seperti bapak bilang? Hiks....aku ga pengen merepotkan suami. Toh ... ada fasilitas kesehatan dari kantor meski melalui ASKES tadi. Dan...aku menikmati dalam proses panjang itu, antrian yang bgitu panjang, berangkat pagi jika mau check lab. Hehehe....
Tapi....bener juga kata bapak. Salah satu pelajaran lagi dalam kata Mandiri.....yup, mandiri finansial! InsyaAllah ... bapak, ini sedang kurintis/kumulai. Hobby baking & cooking yang kumulai dari 2009....pelan-pelan kukembangkan menjadi satu usaha yang bisa menghasilkan. Butuh proses .... mungkin tidak sama dengan ibu-ibu yang bekerja di kantoran. Yang tiap bulan ada gaji tetap dengan nominal besar....namanya usaha namun alhamdulillah tiap bulan ada customer yang memesan, kadang juga sering kewalahan dalam melayani pesanan customer. Pelan-pelan .... berusaha menyisihkan hasilnya sambil menambah peralatan perang ^_^ Aaahhh....andai tulisan ini terucap dengan mudah di depan bapak ya? hehehe.....gpp ^_^
Mandiri finansial mungkin memang menyenangkan bagi ibu-ibu ..... namun perlu diingat, meski mandiri secara finansial tapi harus tetap menghormati suami yang mencari nafkah untuk kita dan anak-anak. Ada beberapa fenomena seorang istri yang bekerja, mandiri secara finansial tetapi rasa hormat kepada suami menjadi luntur. Astaghfirullohalladzim....semoga kita dijauhkan dari sikap yang demikian. 
Semoga ... tulisan ini sebagai pengingatku kelak. Cerita di dalamnya bisa membuatku menjadi istri, ibu, dan anak yang baik bagi keluargaku. Amin....amin Ya Rabb!

Senin, 28 Mei 2012

Mutasi....:(

Sampe malam ini...masih terbengong-bengong mendapat kabar suami di mutasi ke Tulungagung. Iyaa...memang dari kantor ada rolling tiap 5 thn. Selama ini aku ma suami agak bernafas lega....karena hampir 5 thn lebih suami tidak turut di mutasi. Namun....malam tadi, teman suami menelepon memberikan ucapan selamat. Hah? Dipindah? ke Tulungagung? 
Kebingungan kami karena beberapa waktu lalu, kami memutuskan untuk membeli rumah meski rumah seken namun sesuai dengan kemampuan kami. Anak-anak pun betah terlihat ketika diajak menginap di rumah lama mereka menolak. Yang kami pikirkan langsung adalah bagaimana nasib KPR kami? Hehehe....
Mungkin ini merupakan kebahagiaan bagi Haiyun anakku yang pertama. Sejak sepupunya yang dari Qatar pindah ke Kediri, si kakak semangat sekali ketika ditawari akung utinya untuk sekolah di Kediri. Hanya saja suami selama ini agak berat hati untuk mengijinkan si kakak tinggal dengan akung & utinya. Mungkin...doa si kakak terkabul yaa ^_^
Uff....harus menarik nafas panjang. Langsung kepikiran mengurus pindahan sekolah di kakak, mengepak barang dan yang terpenting memulai lagi usaha dari awal. Resiko kalo suami kerja deh....:D Di otak ini langsung muncul ide-ide untuk mengembangkan usaha. Salah satu nya dengan meminjam kembali ruang tamu bapak untuk usaha. Hehehe....seperti yang kalian tau, ruang tamu bapak pernah kugunakan untuk toko yang menjual jilbab dan baju. Sempat sukses lho....namun karena suami dipindah ke Malang, aku kurang bisa handle usahaku ini jika jaraknya jauh. Meski ada asisten yang dulu melaporkan semua proses jual beli....tapi tetap untuk pemilihan model, aku yang melaksanakan. Akhirnya usaha itu berhenti. Eman-eman juga kan kalau dianggurin. Semoga bapak masih mengijinkan ruang tamunya kugunakan lagi...^_^
Eniwei....kucoba untuk tidak terlalu menganggap kepindahan ini suatu beban. Toh....5 thn yang lalu pun juga pernah mengalami. Semoga di tempat yang baru....suamiku mendapatkan barokah yang berlimpah. Anak-anak pun bisa betah tinggal di Kediri. Dan aku.....semoga usaha untuk merintis lagi bisnisku lancar dan dipermudahkan jalannya. Amiiinnn.....

Jumat, 25 Mei 2012

Hipertiroid

Kok judulnya Hipertiroid? Apa itu? Hmmm....sebelum bercerita banyak tentang hipertiroid, aku pengen curhat nih. Yup....sejak tahun lalu, entah kenapa badanku sering drop. Dengan aktivitasku yang sering begadang mengerjakan pesanan customer, sering kurasakan badan lemas, keringat berlebih, tremor/bergetar bagian tangan dan kaki mengakibatkan aku kesusahan untuk menulis kwitansi, insomnia dan tentunya berat badan turun sampe 25 kg. Kukira karena terlalu sering begadang , tubuh jadi mempunyai siklus yang berubah 180'. Sampai akhirnya suatu saat aku mengalami sakit pinggang sebelah kanan. Sakitnya sangat nyeri....sampai keringetan. Takut kena ginjal.....aku bersama suami periksa ke dokter penyakit dalam. 
Bgitu aku masuk ke dalam ruangan dokter, si dokter yang awalnya hanya bertanya  tiba-tiba langsung melihat aku . Hehehe....kaya dianalisa gitu deh ^_^  Belum sampai uneg-uneg tentang keluhanku selesai, si dokter langsung menyuruhku duduk, mengangkat kedua tanganku lurus kedepan, memeriksa denyut dan tekanan darahku. Beliau bilang ini bukan sakit ginjal. Tapi hipertiroid. Hah? Ga ngerti apapun tentang si hipertiroid ini. Sedikit penjelasan yang kutangkap dari dokter bahwa hipertiroid adalah gangguan hormon tiroid. Ini menyebabkan semua organ tubuhku bekerja keras seperti orang lari Malang -Batu. Makanya keluhanku kecapekan, ngos-ngosan, keringatan dll. Segeralah aku disarankan untuk check lab agar tau T3, T4 & TSHku. 
Naaahhh....itu ceritaku, jadi aku sekarang mengidap hipertiroid. Untuk lebih lanjutnya apakah hipertiroid itu, berikut ini sedikit gambaran yang kuambil dari berbagai sumber di google.


Hipertiroid merupakan  kondisi dimana kelenjar tiroid terlalu aktif sehingga menghasilkan hormon tiroid yang berlebih. 
Sebenarnya hormon tiroid berfungsi untuk :
1. menstimulasi metabolisme pada sel-sel dalam tubuh, 
2. memegang peranan penting dalam pertumbuhan fetus terutama pertumbuhan saraf & tulang, 
3. mepertahankan sekresi GH & gonadotropin, efek kronotopik & inotropik yang menambah kekuatan otot dan irama jantung,
4.  merangsang pembentukan sel darah merah, dan lain-lain . 

Cara kerja nya sebagai berikut :

Kelenjar tiroid -----> diatur oleh kelenjar lain dalam Pituitari. Nah...Pituitari ini juga sebagian diatur oleh hormon tiroid yang beredar dalam darah dan kelenjar lain dalam hipothalamus. Kerjanya jadi timbal balik.
Hipothalamus kemudian melepaskan suatu hormon yang disebut dengan thyrotropin releasing (TRH) -----> mengirim sinyal ke pituitari untuk melepaskan thyroid stimulating hormon (TSH) -----> mengirim sinyal  ke tiroid untuk melepaskan hormon tiroid. Akibatnya jika ada aktivitas berlebih dari 3 kelenjar diatas maka pituitari akan melepaskan TSH agar dapat menstimulasi tiroid untuk memproduksi hormon tiroid lebih banyak. Oleh karena itu terjadi hipertiroid. 

Penyebabnya apa? 
a. Penyakit Graves
b. pemasukan yang berlebihan dari hormon tiroid
c. Pengeluaran abnormal dari TSH
d. peradangan kelenjar tiroid
e. pemasukan yodium yang berlebih


Untuk lebih lanjut bisa search di google yaa! Yang terpenting jika mengeluhkan gejala seperti : keringat berlebih, tidak toleran pada panas, pergerakan usus meningkat *laperan*, gemetar/tremor, gelisah/ "klisikan", denyut jantung berdetak cepat, kehilangan berat badan, cepat lelah, menstruasi tidak teratur dan mata menonjol. Segera periksa ke dokter yaaa!

Aku masih mempelajari lebih lanjut tentang efek obat yang kuminum tyrosol. Ada ketakutan sih dalam diriku kalau obat yang diminum secara kontinyu akan berdampak pada organ tubuh lainnya. Sementara ini aku masih minum herbal seperti habbatus, madu & green palapa. Tapi...harus tetep ikhtiar dan selalu memohon kesembuhan dari Allah SWT. Minta doanya ya...^_^

Upsss....^_^

Upss.....baru teringat mempunyai blog ini ketika mo posting di blog Pawonomah. Hehehe....masih ingat, dulu 3 thn lalu ingin menulis apapun yang kualami di blog ini agar kelak anak-anakku membaca cerita perjalanan hidupku. Hihihi...rada muluk sih sebenernya. Tapi ...its OK, menurutku bermanfaat kok acara menulis atau memposting tema apapun di blog. Itung-itung seperti kita menulis diary jaman sekolah dulu. Hehehe....bedanya menulis di blog bukan untuk disembunyikan atau dipendam sendiri. Kali aja yaa...semakin terasah kemampuan menulis. Halahh....*lebayyy kalo yang ini*, menulis aja ga pake pakem bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hihihi....^_^
Semoga....tidak hanya menjadi foodie blogger, tapi juga menjadi blogger sejati. Hiyaaaa.....*lebayyy lagi* ^_^ Dan jangan bosen yaa dengar celoteh atau ceritaku tentang segala hal. Anggap aja lagi membaca sebuah catatan dari seseorang yang tak dikenal. Nah lhooo.....emang belum kenal kan? Hihihihi....
Oce....see you again ^_^